Berdasarkan studi keenam IDC bertajuk Global Software Piracy Study (GSPS) 2008, Indonesia masih bertengger di peringkat yang sama, yakni urutan 12 dari 110 negara obyek penelitian IDC. Persentase tingkat pembajakan software di Indonesia mencapai 85 persen.
Dibandingkan tahun 2007, pada 2008, tingkat pembajakan software di Tanah Air meningkat satu persen dari 84 persen. Dari angka tersebut, diestimasi angka kerugian (estimated potential lost revenue) akibat pembajakan software di Indonesia mencapai US$ 544 juta, naik 32 persen dibandingkan pada studi GSPS 2007, yakni US$ 411.
Download "Indonesia Pembajak Software Urutan 12 Dunia"
INFO
TERBARU :
Bagi rekan - rekan yang ingin mencoba
sukses di dunia maya, marilah mencoba untuk berbisnis online.
Disini saya perkenalkan Bisnis Online yang Menjamin Garansi Uang Kembali 200%, jangan
takut mencoba dan ini BUKAN PENIPUAN, Saya
jg baru bergabung kurang lebih 3 bulan dan sudah mendapatkan hasil yang lumayan
dari bisnis online ini, awalnya saya ragu tapi memang telah terbukti dan
Berhasil....info lebih lanjut klik disini :


Demam Twitter telah menyebar tidak hanya di penjuru dunia namun sampai ke luar angkasa. Seorang astronot menggunakan layanan microblogging yang sedang populer itu untuk menginformasikan kegiatannya selama mengikuti misi peluncuran pesawat ulang alik Atlantis ke teleskop Hubble.

























